Nganjuk, Kota Angin. The place where I come from.

07.33 0 Comments

Nganjuk, Kota Angin. The place where I come from.


Oke, di tulisan pertama gue di blog ini, gue akan menceritakan tentang kota asal gue, yaitu Nganjuk, Jawa Timur. Pas banget momennya saat gue pengen pulang, temen temen SMA gue hari ini pada pulang, dan gue Insya Allah besok akan pulang.  Dan juga kebetulan gue kuliah di jurusan Perencanaan Wilayah & Kota, mungkin tulisan yang pas untuk memulai blog gue ini adalah dengan cerita tentang kota asal gue.

Nganjuk hanyalah sebuah kota kecil di Provinsi Jawa Timur dengan penduduk cuma sekitar 1 juta orang dan kepadatan cuma sekitar 8 orang / ha atau 800 orang/km2. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di Utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di selatan, serta Kabupaten Madiun di barat.

Disini sektor yang paling ditonjolin adalah sektor pertanian. Ada banyak jenis tanaman yang diproduksi di kabupaten gue, yang paling dominan adalah Padi, Bawang Merah & Jagung. Untuk bawang merah sendiri, setahu gue, Nganjuk adalah penghasil terbesar di Jatim & salah satu yang terbesar di Indonesia meskipun sebenernya bawang merah cuma bisa ditanam di beberapa kecamatan aja.

Disini gak ada mall & bioskop. Adanya cuma supermarket. Jadi, kalo mau nonton film harus ke Kediri dulu. Kalo mau nonton bola ?? Ke Kediri juga. Orang Nganjuk lumayan banyak yang jadi pendukung Persik Kediri. Karena Kota Kediri adalah kota yang paling dekat dengan Nganjuk.

Disini juga jarang macet. Bahkan hampir gak pernah. Polusi ?? Gak sebanyak kota kota besar. Industri besar juga sedikit banget. Mungkin emang dibatasi, biar sesuai dengan tujuannya, yaitu “Ijo Royo Royo”.

Disini juga terkenal dengan anginnya, yang hembusannya selalu kencang di segala musim. Paling enak itu pas musim kemarau, meskipun matahari bersinar terik, gak akan terasa gerah karena anginnya kencang. Yang bikin ngeri itu pas musim hujan, biasanya tiap kali ada hujan pasti dibarengi sama angin kencang. (disini orang menyebutnya hujan angin). Kadang malah kayak puting beliung, dan pasti ada aja pohon atau apalah yang roboh tiap tahunnya.

Nganjuk emang kota yang sepi, dalam artian gak serame Malang, Kediri, atau Surabaya. Namun, “sepi” nya itulah yang bikin berkesan. Yang menarik disini bukanlah fasilitas nya, tapi suasana nya. Suasana yang bikin enak untuk tinggal, dan bikin rindu akan “pulang”..

Ampelitudo Andri Yoga

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 komentar: